Bahagia
itu sederhana—duduk diam bersamamu saja telah membuatku bahagia. Bersamamu
membuat hari-hariku penuh warna. Begitukah makna sahabat, seseorang yang
membuatmu rindu, membuatmu tersenyum diam-diam ketika mengingatnya? Ataukah aku
telah jatuh cinta kepadamu—dalam kebersamaan hari-hari kita? Namun, jika cinta
membuat kita luka dan membuatku kehilanganmu, aku memilih menyimpan cintaku di
relung hati paling jauh. Dan, luka, biarkan ia tersimpan di hati. Dengan
begitu, kau akan tetap di sisiku, bukan? Ah, nyatanya, kau tetap menjelma
kehilangan dalam kisah kita. Entah bagaimana, aku pun kehilangan bahagia. Kau,
di takdir manakah kita bisa bertemu kembali? Aku menunggumu....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar